Thursday, May 03, 2007

Training: Creating Service Culture

30 April - 2 Mei 2007

Waktu dapat kabar dari SDM untuk ngikutin training ini seperti biasa Sy tanggapi dengan; SUKA CITA! ya iyalah.. jokka lagi, jakarta lagi, nambah mileage gff lagi... ah senangnya :)

Oh yah sekarang yang versi sedikit serius... Selain SUKA CITA karena 3 hal tadi.. juga karena memang trainingnya kedengaran sangat menarik, CREATING SERVICE CULTURE. Ih pasti seru ini, kapan lagi bisa belajar "MELAYANI" toh..?

Tapi.. Sayang sekali 3 hari training berlangsung ekspektasi Sy tidak wujud. Dari awal sudah tidak meyakinkan memang. Tidak ada schedule dan tidak ada modul. Abis itu trainernya berganti-ganti, sampai 4 orang. Rasanya 3 hari itu Sy ngikutin 4 training berbeda. Nda terasa benang merahnya blah... orang tali merah saja belum tentu bisa kurasa...

Ok, Lupakan soal benang merah. Ada satu cerita yang menarik di hari pertama. Si Bapak Trainer ini sepertinya fokus materinya ada di creativity, My favorite. Si Bapak membuat tantangan bagi siapa saja yang bisa menjawab 9 dari 10 soal maka seluruh kelas akan ditraktir dengan budget 5 Jt. Sayang sekali Sy cuma bisa dapat 7 padahal mestinya bisa 9.

Yang pertama karena Sy telat sadar kalo soal-soal yang diberikan adalah soal-soal tricky. Kita mesti keluar dari belenggu asosiasi sehari-hari yang sudah begitu kental untuk menjawabnya, open mind gitu lah. Ya mirip-mirip virus tktQ+ kemarinlah :). Soalnya adalah Soal#1: "Apa yang anda ketahui tentang Gudang Garam?" jawaban umumnya adalah Rokok tapi yang sebenarnya adalah ya gudang tempat nyimpan garam. Moka ralatki tapi karena peraturannya nda boleh ada coretan di kertas jawaban yo wes... SALAH.

Yang kedua karena Sy rasa si Bapak agak curang. Tapi karena salah satu butir dari peraturan adalah "Jawaban juri tidak dapat diganggu gugat" sudahmi.. salah meka. Soalnya adalah soal#7 (kalo nda salah): "Berapa separuh dari 8?" jawaban yang benar menurut si Bapak adalah 4, padahal kalo diliat dari tren jawaban dari soal-soal harusnya bukan itu jawabannya. Sy sudah sangat PD kalo jawabannya adalah 0. Kan dia bilang separuh, bukan setengah.. But He's Ruled huh... SALAH lagi.

Nyaris saja makan-makan.. :D

soal#6 Sy angkat tangan, susahki memang: "Bagaimana membuat IX (angka romawi) menjadi 6?

No comments:

Post a Comment