Thursday, November 27, 2008

Kartu Kredit Konvensional, Haram Mentong

gambarna sy ambil dari sini


Dulu Sy memutuskan tidak memiliki kartu kredit karena sebuah logika sederhana, tapi sekarang jadi semakin mantap karena ternyata memang ada dasar fiqihnya.

Seperti tertulis di posting dulu, alasannya sederhana, bahwa kemudahan atau fasilitas yang kita dapatkan adalah berasal dari riba yang dihasilkan oleh bank sehingga kita yang menggunakan fasilitas tersebut secara tidak langsung menjadi pengguna/penikmat riba. Hii...

Nah sekarang, hasil ikut pengajian tadi sore, Sy jadi semakin mantap. Sistem bunga kartu kredit yang nanti setelah jatuh tempo baru dikenai bunga, ternyata secara Fiqih masuk dalam kategori Riba Jahiliyyah atau Riba Nasii'ah. Jadi jatuh tempo atau tidak jatuh tempo, kesepakatan ribawinya sudah terjadi. 

Okelah, ini untuk sebagian orang mungkin masih bisa diperdebatkan. Misalnya bahwa hukum riba baru jatuh ketika telah jatuh tempo dengan alasan sebuah dosa baru tercatat ketika telah dilakukan dan bukan ketika masih direncanakan. Tapi dengan logika yang sederhana pula kita bisa mementahkan argumen tersebut. Bahwa ketika fatwa haramnya bunga bank dikeluarkan oleh MUI dulu, harusnya semua turunan bisnis bank yang menggunakan sistem bunga ikut menjadi haram, termasuk kartu kredit. 

Gampang ji toh :)

*masih menanti lahirnya kartu kredit syariah ato kartu debit syariah yg sakti*

6 comments:

  1. iye daeng......
    sejak dari dulumi itu sudah di kasi tau...
    tapi tampaknya kita masih adem ayem...

    tapi susah dan dilema memang......

    karena perbankan syariah d negeri ini masih setengah2 diterapkan..lah, pemerintahannya saja gak sesuai dengan hukum-hukum Allah.

    ReplyDelete
  2. Hmm..saya salah seorang korban kartu kredit...ceritanya panjang, yang jelas sy sudah kapok pake CC..

    btw, selamat cess..
    sy sudah dengar kabar beritanya..

    ReplyDelete
  3. kalo saya justru terbantu oleh adanya kartu pinjem ini, dan berusaha memaintain pembayarannya sesuai tenggat supaya tidak kena denda. Kebetulan saya dapat CC waktu promom BEBAS IURAN Tahunan Seumurhidup, artinya saya tidak rugi apa2, malah untung karena kalo mau belanja di supermarket ndak perlu bawa CASH banyak2, terutama kalo belanja keperluan bulanan..

    btw, selamat pak sarjana baru...jadi bisa langsung diaplikasikan ilmu nya utk kemaslahanat customer T***OMSEL..hehehe

    ReplyDelete
  4. saya juga ndak pake kartu kredit.

    tapi alasannya bukan karena ini haram, dsb.
    melainkan karena saya ndak punya pendapatan bulanan yang tetap.
    hehehe..
    alias B.O.K.E.K

    ReplyDelete
  5. saya juga ndak pake kartu kredit.

    tapi alasannya bukan karena ini haram, dsb.
    melainkan karena saya ndak punya pendapatan bulanan yang tetap.
    hehehe..
    alias B.O.K.E.K

    ReplyDelete
  6. @ahmad: Soal setengah-setengah itu lain hal, apalagi soal pemerintahan aih jauh skalimi dari topik ;) , tapi faktanya adalah bank syariah sdh ada which mean kita sudah punya pilihan untuk hijrah.

    @ipul: Pertahankan! :D ..and thanks bro..

    @ruslee: kemanfaatan yg (mungkin) dirasa kayaknya tidak mengubah status hukumnya daeng :) ..and thanks daeng.

    @mus: apa ini berarti kalo sudah punya pendapatan bulanan yg tetap dikau akan pake kartu kredit? :)

    ReplyDelete