Tuesday, July 20, 2010

Lapbul


Lapbul a/k/a Laporan Bulanan.

Kata ini selalu naik daun di pekan-pekan awal setiap bulannya. Adalah rekan dari departement sebelah yang hobby menagihnya karena memang tugas dialah mengkompulirnya untuk kemudian disuguhkan ke Big Boss dan ke Big Big Boss.

Carita ini bukan tentang apa isi dari Lapbul tersebut tapi carita tentang format atau penampakan dari lapbul yang beredar di regional ku ini.

Waktu itu, beberapa waktu yang silam (beh!), dikarenakan format lapbul yang ada sangat datar, njelimet dan bikin malas baca maka dengan jiwa dan semangat kemerdekaan yang kuat Sy terpanggil untuk mereformasi penampakan dari lapbul tersebut agar lebih terstruktur, rapi, eye catching, tetap informatif meskipun pada akhirnya tetap aja bikin malas baca.

Entah Sy berhasil mencapai tujuan itu atau tidak, yang jelas format lapbul yang untuk pertama kalinya Sy rilis di sekitar tahun 2003 an itu diterima dengan baik dan benar oleh rekan-rekan se-regional.

Ketika Sy masihrajinmenabungdantidaksombong, Sy masih rajin mengupdate lapbul ini menyesuaikan dengan bermunculannya Network Element yang baru. Sayangnya, somehow, Sy sudahtidakrajinmenabunglagimeskitetaptidaksombong sehingga updating ini terhenti di tahun 2005 dan rilis inilah yang menjadi versi terakhir dan masih beredar sampai hari ini.

Rencananya Sy pengen menebus ketidakupdate-an format lapbul ini. Terutama karena tidak adanya yang punya tingkat keisengan untuk melakukannya. Yah paling tidak nantinya ketika sampai giliran Sy berpindah pulau, ada lagilah jejak yang Sy tinggalkan. Cuma eits.. jangan tagih kapan rilisnya ya :p

No comments:

Post a Comment