Monday, June 30, 2008

Euro 2008 - Finale


Fuih.. baru bisa ngeblog lagi nih. Bener-bener dah nyaris sebulanan hidupku hanya beredar di seputaran Euro ini.

Euro edisi ke-13 ini terasa sempurna buatku. Spanyol yang Sy favoritkan juara dari awal akhirya sukses merengkuh tropi Henry Delaunay setelah mengandaskan Jerman di Final dengan skor tipis 1-0.

Menyaksikan perjalanan Spanyol adalah hari-hari yang menyenangkan buatku. 6 partai yang mereka lewati semuanya diakhiri dengan kemenangan. Yang paling dramatis tentu saja ketika bertemu Italia di perempat final. Satu-satunya negara yang tidak berhasil mereka jebol gawangnya itu, akhirnya nyerah 4-2 di adu tendangan penalti.


Selain kegairahan yang dibawa oleh Spanyol ada keasyikan lain selama Euro ini, yaitu adu intuisi dengan teman-teman kantor lewat Fantasy League. Dalam permainan ini dituntut kejelian kita dalam memilih pemain yang akan kita susun menjadi starting eleven tim kita. Pemain-pemain tersebut akan di-rating berdasarkan penampilan mereka setiap matchday. Nah poin-poin dari tiap pemain pilihan kita tersebutlah yang akan diakumulasikan untuk menentukan peringkat kita.


Game tersebut akhirnya sukses Sy menangkan. Saat ini Sy tinggal nunggu hadiah souvenir yang disponsorin oleh teman-teman dari kantor Samarinda.

Oh yah, dari sekian lama berkarir sebagai begadanger, baru di Euro inilah Sy nemuin rahasia tetap bugar di kantor meski semalam begadang berat. Rahasianya adalah... ya rahasialah :)

Friday, June 13, 2008

See You Later, Bos!

Klip ini adalah usaha maksimal para tukang menggunakan otak kanannya demi Boss yang sangat baik hati itu.

"Bila ternyata ada kesamaan tampang dengan selebritis itu hanya kebetulan belaka, dan bila ternyata akting kami jauh lebih OKE dari pemain SINETRON itu hanya salah satu bukti buruknya mutu mereka"


Selamat jalan bos, tetap tebarkan keteduhan di tempat yang baru.

Saturday, June 07, 2008

Madces & Abah Aldien

Sebenarnya perpisahan ini officially efektif per 1 Juni kemarin, dan sahabat-sahabat yg mutasi ini sudah aktif di lokasi masing-masing per 2 Juni lalu. Berarti mereka sudah 4 hari di kantor baru. Namun baru tadi malamlah dalam acara pisah-sambut Sy sangat terharu melihat mereka ini.

Sy tumbuh bersama mereka dan bekerja side by side dengan mereka dalam 11 tahun ini. Saling berbagi cerita, bertukar kisah dan berumbar ilmu. Sy menjadi saksi kehebatan dan kebrilianan mereka ini.

Selamat Jalan Sobat, Selamat berkarya di tempat yang baru, di posisi yang lebih luas yang memang pas untuk kepesatan perkembanganmu, di tanggungjawab yang memang sesuai dengan kapasitasmu.

Sy bangga berpartner denganmu Sobat!

Friday, June 06, 2008

Profesi 2 Tahunan


Setiap 2 ajang sepak bola akbar ini berlangsung, Piala Dunia dan Piala Eropa, ada 2 profesi yang tiba-tiba Sy lakoni, Begadanger dan Komentator.

Untuk scope Piala Eropa, Sy memulai karir sebagai begadanger di Euro 92. Waktu Finalnya berlangsung, Sy seorang diri menonton Denmark vs Jerman. Kebahagiaan Sy atas kemenangan Denmark mesti Sy tahan tidak melewati tenggorokan karena disekitar Sy Om2, Tante2 dan Spupu2 tergeletak kecapean karena siangnya adalah acara pindahan rumah Om Sy.

Meskipun sebenarnya Sy sedikit BT sama Denmark karena ngalahin Belanda di semifinal, tapi kebencian Sy sama Jerman lebih tinggi derajatnya. Soalnya 2 tahun sebelumnya, Jerman ngalahin Argentina di Final Piala Dunia.

Karir Sy kemudian menjadi lengkap setelah lingkungan pergaulan Sy meluas. Sy sekolah STM di Makassar, pas perhelatan WC 94. Rupanya di sekolah terdapat banyak komentator amatiran yang memperoleh bahan analisis dari Tabloid Bola yang dibeli patungan. Bisa dibayangin kan garingnya perdebatan yang terjadi.

Besok Euro 08 akan dimulai dan Sy masih setia melakoni kedua profesi 2 tahunan ini.

Sebagai Begadanger, tidak banyak yang berubah. Matchday-matchday kebanyakan Sy habiskan dengan nonton sendirian kecuali bila kantor ngadain Nobar. Selain nuansa rame-ramenya, biasanya sambil menunggu kick off diadakan duel Winning Eleven yang bagi Sy adalah daya tarik utama. Untuk Nobar di kafe atau di hotel, Sy selalu terhalangi oleh bayangan pekatnya asap rokok dan aroma alkohol yang Sy buenci.

Sebagai Komentator, perkembangan Sy cukup maju. Bahan Sy tidak lagi bergantung sama tabloid bola yang belinya urunan itu. Di kantor, koran dan terutama internet selalu tersedia. Pentas adu komentar pun tidak hanya di lingkungan kelas saja. Sy sekarang sudah bisa menulis di blog Sy ini atau ikut bersahut-sahutan di milist-milist yg Sy ikuti. Kemampuan analisis Sy pun melebar cukup hebat. Tidak terbatas aksi-aksi di lapangan hijau saja karena komentator profesional di TV pun bisa Sy komentarin!.

Selamat datang EURO 2008!
Selamat datang BEGADANG!
Selamat datang KOMENTATOR!