اَلسَّلاَمُ عَلَيْكُم
Sejak lama Sy menemui banyak orang yang secara intens untuk menuliskan salam sebagai pembuka setiap SMSnya dan belakangan mulai merambah Imel dan IM --sebuah kebiasaan yang sebenarnya cukup membanggakan seandainya saja dilakukan dengan indah--. Hanya saja tulisan yang digunakan adalah tulisan yang super duper irit sehingga seringkali malahan menimbulkan pemahaman yg jauh berbeda bahkan bertolak belakang dengan Salam itu sendiri ketika kita membacanya.
Diwaktu-waktu awal dulu Sy selalu mencoba mendebat kebiasaan menulis salam yg super irit ini. Tapi dengan berbagai alasan, kaum yg irit ini bergeming pada kebiasaannya. Alasan yg sering mereka andalkan adalah untuk menghemat huruf, biar cepat ngetiknya, "Itukan pikiranmu saja", "Kamu kan bisa artikan sendiri" dan --sedih-- "Astagah! naurusna ini semua!". Fiuh..
Karena pengalaman-pengalaman yg tidak mengenakkan tersebut, saat ini bila mendapat pesan sedemikian itu, Sy biasanya memilih antara membalas pesan dengan diawali salam (tidak menjawab tapi memulai salam) atau tidak menghiraukannya sama sekali.
Berikut contoh-contoh pengiritan itu..
ini yang paling populer tapi paling Sy anti:
|| Ass... dst. (tau kan arti Ass itu apa?)
Trus ada juga yg gini:
|| Aslkm.. dst.
Atau yg ini:
|| Askum.. dst.
Atau berbagai variasi lainnya yang sangat jauh dari Salam yang baik, benar dan sempurna.
Ada apakah gerangan sodara-sodariku? begitu beratnyakah menuliskan Assalamu'alaikum secara sempurna? kalo berat mending nda usahlah sekalian, kalo nda niat jangan dipaksakan, kalo itung-itungan nda usah bersalam, kesannya menjadi tidak baik --setidaknya dibenak Sy--.
*sigh*
Membudayakan menulis salam dengan sempurna adalah satu hal namun membiasakan mengucapkan salam kepada sesama muslim adalah lebih utama untuk dijaga kesempurnaannya dan Kita, Insya Allah.. tentu bisa istiqomah melakukannya.
Wassalamu'alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh
