Daisypath Anniversary tickers
Showing posts with label Pappojikku. Show all posts
Showing posts with label Pappojikku. Show all posts

Monday, July 01, 2013

Google Reader

Hari ini adalah hari terakhir Google Reader bisa diakses. Besok dan seterusnya servis ini di-terminate oleh Google. Nda terasa sudah 6 tahun menggunakannya dari 8 tahun umurnya (launch di akhir 2005).
On March 13, 2013, Google announced they were discontinuing Google Reader, stating the product had a loyal but declining following, and they wanted to focus on fewer products.
Sy betah menggunakan produk ini karena mudah dan simple. Pun Sy terpaksa berhenti menggunakannya ya karena Google yang menutupnya. Konon katanya Google pengen kita konsen menggunakan Google+.

Ada beberapa alternatif yang bisa dicoba sebagai pengganti dan beberapa sudah pernah Sy coba-coba, diantaranya:
  • Feedly
  • Flipboard
  • The Old Reader
  • Newsblur
  • Digg Reader
  • AOL Reader

Sy sendiri sementara ini akan menggunakan The Old Reader dulu karena kemiripannya dengan Google Reader, Mudah dan Simpel. :)

Monday, March 25, 2013

Buah Hati Maduakkau, Aqiqahmu

Tepat hari ke-7 kelahiranmu, hari ini Senin 13 Jumadil Awal 1434, engkau kami aqiqahi dengan memotong seekor kambing, mencukur rambutmu dan kemudian memberimu nama:

SOFIA AZKIYA NURYADIN

Semoga engkau menjadi Adik yang baik terhadap kakakmu dan Kakak yang baik untuk adik, adik dan adikmu kelak, Putri yang cerdas (Sofia = Istri Rasulullah, Cantik), shalehah dan lembut hatinya (Azkiya = Shalehah, Berhati lembut) dan menjadi ummat Rasulullah yang sholehah yang dinaungi oleh cahaya agama (Nuryadin = Cahaya Agama). Amin

Doa Appa dan Bunda akan mengiringi setiap langkahmu, Nakku...

Tuesday, March 19, 2013

Bauh Hati Maduakku, Kelahiranmu

Subhanallah Walhamdulillah...

Kembali dengan perjuangan yang sangat panjang yang menguras energi dan rasa, bayi perempuan kami yang kedua lahir selamat dan sehat di Rumah Sakit Ibu dan Anak Budi Kemuliaan Jakarta Pusat pada hari Selasa tanggal 19 Maret 2013, pukul 10.15 WIB atau dalam hitungan hijriyah yaitu hari Selasa tanggal 7 Jumadil Awal 1434.

Bayi kami lahir dengan berat 2,25 Kg dan panjang 46 cm melalui operasi cesar.
-----

here's the story..
Sejak umur kandungan 7 bulan, buah hati kami ini sudah dideteksi kurang berkembang pertumbuhannya. Berat badannya sangat lambat bertambah. Hingga akhirnya ketika kandungan sudah 8 bulan Dokter meminta agar dilakukan suntikan untuk pematangan paru. Suntikan ini diperlukan bila sewaktu-waktu sang bayi lahir prematur insya Allah paru-parunya sudah kuat.

Istri sebenarnya bertumbuh begitu pesatnya bahkan melebihi ketika kehamilan pertama namun entah kenapa buah hati kami tidak linier bertumbuhnya. Untuk itu Dokter merekomendasikan penambahan asupan makanan yg berprotein tinggi dan konsumsi air kelapa untuk menjaga dan menambah air ketuban.

Dan sampailah di check up senin kemarin... berat bayi kami stagnan di 2,3 Kg dan air ketuban berkurang sampai tersisa setengahnya saja. Dokter kemudian memutuskan kelahiran harus disegerakan, kelahiran normal tidak bisa ditunggu lagi karena sudah sangat kritis terhadap keselamatan bayi dan dijadwalkanlah untuk kelahiran melalui operasi cesar keesokan harinya (hari ini). Sy yang masih di Pangkalpinang kemudian bersegera menyiapkan penerbangan ke Jakarta dengan sedikit grasa-grusu mengingat plan sebelumnya adalah kelahiran diperkirakan di 1 pekan ke depannya.

Tadi malam kami sudah check in di Rumkit sekitar pukul 21.00. Sudah dilakukan perekaman jantung dan aktifitas bayi. Ternyata untuk memastikan bayi bergerak ada bel yg ditempel di perut untuk membangunkan bayi karena mungkin saja ketika perekaman berlangsung bayinya sedang tertidur. Untuk Bunda juga sudah di check Tensi. Alhamdulillah semuanya Ok.

Dan pagi ini pukul 09.50 Bunda sudah masuk ke Ruang Operasi. Sy kemudian ditemui oleh Dokter Obgyn dan dijelaskan bahwa Bayinya cukup bulan yaitu sudah berumur 38 minggu. Namun karena berat yg statis dan air ketuban yg sudah sangat berkurang maka percepatan kelahiran dilakukan.

Pukul 10.15 Buah hati kami lahir dengan Berat lahir 2,250 kg dan Panjang 46 cm.

Pukul 10.35 Sy kemudian diperbolehkan untuk menemui Putri kami. Sy kemudian menggendong tubuhnya yg sangat mungil, menciumnya dan kembali dengan terbata-bata karena lelehan yg cukup deras di mata Sy mengadzankan dan mengiqomatkannya. Sayangnya Sy tidak berani mentahniqnya karena Sy sedang sariawan yg cukup parah.

Pukul 11.00 Sy kemudian dipanggil untuk menemui Buns. Pengaruh biusnya masih ada, kaki belum bisa Ia gerakkan bahkan kemudian Ia menggigil cukup hebat. Kata Dokter itu normal karena pengaruh bius. Buns baru boleh balik ke kamar setelah bius hilang, biasanya dalam waktu 2 jam.

Pukul 15.20 Bunda akhirnya kembali ke kamar. 4 jam dia di ruang pemulihan baru diantar balik ke kamar.

Pukul 17.00 efek bius sudah betul-betul hilang. Perih yang sangat di bekas operasi terjadi. Buns kesakitan.

Pukul 18.00 Sy kontak Suster jaga dan dijawab masih ngontak dokter.

Pukul 18.30 dilakukan cek tensi, 140/80, cukup tinggi. Rasa sakit terus terjadi.

Pukul 19.30 Sy inisiatif mengontak Dokter Obgyn.

Pukul 20.00 Obat penenang (via anus) akhirnya diberikan.

Pukul 21.30 Obat yg disuntikkan via infus diberikan, sekalian ganti infus (obat dr Dokter Obgyn)

Pukul 22.00 Alhamdulillah Buns sudah mulai tenang

Pukul 23.00 Nakku datang untuk IMD dan kemudian nginap bersama kami.

Subhanallah Walhamdulillah... 
Welcome to the new world my princess SAN.

Thursday, November 22, 2012

AFF 2012

Dalam hitungan hari pesta sepak bola terbesar se-asia tenggara akan dimulai, AFF 2012. Kali ini tuan rumah kembarnya Malaysia dan Thailand yg berlangsung dari tanggal 24 November sampai 22 Desember 2012.

Sampai perhelatan yang ke-9 ini timnas masih puasa gelar, capaian terbaik adalah menjadi runner up sebanyak 4 kali.

Perhelatan kali ini pun mungkin puasa gelar masih akan berlanjut. Akan banyak yang bersepekat bahwa polemik PSSI dan KPSI lah yang menjadi aktor utama penyebab kegagalan.

But it's OK lah.. Sy memang termasuk yang berpesimisime sangat tinggi namun pelan-pelan Sy mulai optimis lagi bahwa tim ini sangat berpeluang untuk memuncaki perhelatan kali ini. Kenapa? karena Sy orang Indonesia ces!. :)

Ooo nda... karena begini; Secara skil dan pengalaman mungkin mereka memang bukan yang terbaik tapi ada satu kekuatan yg jauh lebih besar dibandingkan Timnas sebelumnya; Semangat!.

Kenapa jauh lebih besar?
Pertama bila kita menakar sikap para eks penggawa timnas yg bernaung di KPSI sedikit meruak bahwa motivasi mereka cuma uang. Mereka memilih tunduk kepada yg bayar dibanding memenuhi panggilan membela negara. Ok lah mereka mematuhi larangan klub yang dilarang KPSI yang dilarang La Nyalla. Tapi kan ini panggilan negara.. Klo kau memang bagus, pulang-pulang dari timnas klub-klub tetap akan berebut, apalagi kalau juara toh!. Super thanks to si nomor 20, Bambang Pamungkas, karena hanya dia yang mampu bersikap Nasionalisme over Profesionalisme. Salut!.

Kedua, timnas sekarang merupakan kumpulan orang berspirit tinggi untuk memberikan pembuktian, bahwa mereka juga mampu memberikan hasil terbaik untuk bangsa dan negara, bahwa dengan keterbatasan namun dibalut dengan kebersamaan mereka akan mampu memberikan gelar pertama buat Indonesia!.


Selamat berjuang Timnas Merah Putihku, for right or wrong, for better or worse, TIMNAS tetap di hati. EWAKO!.

Sy bukan pendukung PSSI atau pembenci KPSI tapi Sy pendukung TIMNAS MERAH PUTIH.

Sunday, October 03, 2010

Memulai Hidup Baru

Flying with PK-MDJ setelah delay 2 jam.

Sy memang sudah menikah juli 2009 lalu dan telah menjadi bapak april 2010 lalu tapi baru hari inilah hidup baru Sy benar-benar dimulai.

Sehabis masa cuti nikah, Sy dan Istri terpaksa berpisah dulu karena kami masih terikat kerja di kota yang berbeda. Pun ketika Istri resign januari 2010, Istri tetap berada di Juppandang untuk persiapan melahirkan. Dalam periode ini Sy berpredikat 'suami akhir pekan'.

Ketika Nanakku lahir akhir april 2010 lalu di Juppandang, Sy belum segera memboyongnya ke Balikpapan. Untuk kesehatan dan kenyamanannya, sampai umur 3 bulan Sy tidak akan berani untuk mengajaknya terbang. Ketika dia sudah berumur 3 bulan Sy belum memboyongnya juga. Kali ini karena waktu lebaran sudah sangat dekat. Sy tidak ingin membuat Nanak mungilku ini mengalami hiruk-pikuk mudik terlalu dini. Jadilah Sy mengupdate predikat Sy menjadi 'Paps akhir pekan'.

Dan setelah tidak ada hambatan lagi; Istri sudah resign, Nanak sudah 5 bulan dan musim mudik-balik juga sudah berlalu, dengan mantap Sy menjemput kedua wanita comelku ini.

Meski sempat deg-degan karena Nanakku lagi batuk meler tapi Alhamdulillah berkat kemudahan dan nikmat dari Allah, kami berhasil melalui penerbangan pertama si Nanak dengan sukses. Bahkan ketika sampai di rumah si Nanak malah 'sehat' berat, sangat aktif dan cerewet ria. Terbalik dengan Bundanya yang berangkat sehat tapi tiba di rumah mabo' akut.

Hidup baru ini, sebagai full time suami dan paps, officially starts today. Bismillahirrahmanirrahim.

O yah, sy hampir lupa, sebagai 'back up & support' menjalani hidup baru ini, Sy menyertakan Kakeaya dan Neneibu si Nanak dalam boyongan hari ini. :D

Sunday, May 09, 2010

Quinsha, Walimah Aqiqahmu


Walimah aqiqahmu baru kami laksanakan di hari ke-9 kelahiranmu agar bisa sekalian dirame-ramekan dengan pindah-rumahnya om dan tantemu..

Selamat nerima kado nakda.. :) 

Friday, May 07, 2010

Buah Hati, Aqiqahmu

Tepat hari ke-7 kelahiranmu, hari ini Jum'at 23 Jumadil Akhir 1431, engkau kami aqiqahi dengan memotong seekor kambing, mencukur rambutmu dan kemudian memberimu nama:

QUINSHA AISYAH NURYADIN

Semoga engkau menjadi kakak yang baik untuk adik, adik, adik dan adikmu kelak (Quinsha = Pemimpin wanita yg Shalehah), yang cerdas, bijak dan pemberi kehidupan (Aisyah = Istri Rasulullah yg cerdas dan bijak/Kehidupan) dan menjadi ummat Rasulullah yang sholehah yang dinaungi oleh cahaya agama (Nuryadin = Cahaya Agama). Amin

Doa Papa dan Bunda akan mengiringi setiap langkahmu..

Friday, April 30, 2010

Buah Hati, kelahiranmu

Subhanallah Walhamdulillah..

Setelah melalui perjuangan yang cukup panjang yang menguras energi dan rasa, bayi perempuan kami lahir selamat dan sehat di Rumah Sakit Bersalin Budi Mulia I pada hari Jum'at tanggal 30 April 2010, pukul 18.50 WITA atau dalam hitungan hijriyah yaitu hari Sabtu tanggal 17 Jumadil Awal 1431.

Bayi kami lahir dengan berat 3,4 Kg dan panjang 50 cm melalui operasi cesar.

-----

here's the story..
Kamis subuh 22 April, Selagi menyaksikan semifinal UCL antara Barca dan Inter, Istri mengalami kontraksi yang cukup sering. Selesai pertandingan kontraksinya tidak surut juga sehingga kami putuskan ba'da sholat Subuh untuk ke RSB Budi Mulia I.

Sekitar pukul 05.50 kami tiba, tapi kamar lagi penuh sehingga kami ke Budi Mulia II. Alhamdulillah dapat kamar.

Setelah di cek bukaan masih 1 sehingga kami diminta untuk menunggu sampai malam ketika dokter obgyn kami datang kontrol.

Malam hari sekitar pukul 19.00, dokter obgyn kami datang. Bukaan di cek ternyata masih juga 1. Dokter kemudian memberikan induksi vaginal.

Sampai pukul 02.00 dinihari Jum'at, Istri sudah bertubi-tubi kena hajar kontraksi tanpa pernah sempat  makan dan tidur. Sy sampai menelpon dokter obgyn saking khawatirnya. Sy kemudian dijelaskan kalo memang sudah seperti itulah kondisi semestinya, kontraksi yang bertubi-tubi dengan selang waktu yang berdekatan.

Jum'at pukul 09.00 pagi dokter obgyn kemudian datang memeriksa. Bukaan hanya naik setingkat menjadi bukaan 2. Dokter kemudian menyarankan untuk induksi yang pake infus. Induksi ini lebih ganas, kontraksi terus-terusan. Dengan induksi ini dokter memprediksi 5 jam kedepan babynya sudah lahir.

Pukul 14.00 babynya ternyata belum lahir. Infus baru habis setengah dari 400ml. Istri sudah menderita sakit luar biasa. Sy memang tidak merasakan langsung sakitnya, tapi sungguh rasa ini terkoyak-koyak. Sy kemudian memaksa bidan jaga untuk mengecek bukaan karena dokter obgyn baru datang malam hari. Ternyata, setelah 5 jam dengan induksi infus, bukaan hanya beranjak naik 1 tingkat!.

Setelah berdiskusi dengan keluarga, dengan memperhitungkan progress bukaan dan kondisi Istri yang semakin lemah (yup lemah sekali. diawal-awal ketika kontraksi dia mencengkram tanganku kuat-kuat, tapi kemudian dia cuma bisa mengeluarkan air mata dengan gerakan yg sangat lemah), kami kemudian bersepakat untuk operasi.

Dokter obgyn kemudian kami kabari melalui telpon untuk mempersiapkan operasi.

Sekitar pukul 16.30 kami berpindah ke Budi Mulia I untuk operasi yang dijadwalkan pukul 17.00.

Pukul 18.25 Istri kemudian diantar masuk ruang Operasi.

Pukul 18.50 baby kami lahir ke dunia

Pukul 19.00 Sy dipanggil untuk melihat si baby. Sy kemudian mengadzani dan mengiqomatkan telinga kanan dan kirinya. Latihan sy di pesawat tidak membantu karena Sy sebegitu terharunya sehingga adzan-qomatku sambil terisak dan terbata-bata. Selesai adzan-iqomat Sy kemudian men-tahniqnya.

Pukul 19.30 Istri keluar dari ruang operasi menuju ruang persalinan. Istri kemudian dipertemukan lagi dengan baby untuk IMD (Inisiasi Menyusui Dini).

Pukul 20.00 Istri dan baby kembali ke kamar rawat inap.

-----


Subhanallah Walhamdulillah...
Welcome to the new world my princess QAN.

Sunday, April 25, 2010

Menyambut Buah Hati

Malam tadi istri tiba-tiba meminta Sy pulang karena early warning alarm kelahiran on. Sudah ada tanda-tanda awal yang muncul yaitu lendir dan bercak darah. Sesuai info dari dokter, tanda-tanda sebegitu menandakan dalam hitungan 1 atau 2 hari baby-nya akan mbrojol.

Setelah grasa-grusu sana sini tiket Alhamdulillah dapet. Karena kebetulan juga Pak BigBoss menyertakan Sy untuk ikut meeting di Juppandang, jadilah mudiknya dibayarin.

-----

Sepanjang perjalanan tadi Sy tidak henti-hentinya berlatih Adzan dan Iqomah sebagai persiapan untuk telinga kanan dan kiri bayi Sy nanti. Persiapan ini penting karena 2 hal:
  1. Suara Sy tidak merdu. Jadi mesti dilatih volume yang pas sehingga telinga Si Baby tidak menderita
  2. Nafas Sy pendek. So mesti diatur alunan suara sehingga tidak sampai kehabisan suara karena nafasnya habis.
Turun dari pesawat setelah berlatih sekitar 30 menitan, Sy sudah lebih PD untuk menyambut Sang Buah Hati.

Thursday, March 04, 2010

Pontianak for Forkom

Yup jokka lagi :)

Kali ini berkunjung ke Pontianak. 1 sampai 4 Maret 2010. Dengan Agenda:
  • 1 Maret, arriving.
  • 2 Maret, Forkom.
  • 3 Maret, Sharing Sessionnya Big Boss.
  • 4 Maret, Departing.

Lagi-lagi dalam rangka Dinas. Buat ngikutin Forum Komunikasi antara kantorku dengan Babenya Kantorku. Forkom ini ada sebagai wujud dari semangat SINERGI antara sesama 'keluarga'. :)

Forkom beginian sudah berlangsung sejak lama, tapi Sy baru kali ini ikut. Alasannya simple.. yang ikut mesti para Bos.

Eh Bukan bukan. Sy blum jadi Bos. Tenang. Sy ini bisa ikut karena posisi Bosku masih lowong dan Sy lah tetua dari kalangan jelata.

---

Sy sudah lupa kapan terakhir ke kota ini. Tapi klo terjadi pemaksaan Sy akan bilang 2007.

Dalam rentang 3 tahunan ini Pontianak sudah sedikit berubah. Lapangan futsal sudah banyak, Hotel Mercure sudah ada (Sy nginap di sini) dan Bos Kalbar sudah berganti.

Kantor TTC juga fasilitas olahraganya sudah OK. Lapangan Volly, Basket dan Futsalnya keren. Gedung rapi dan tertata dengan baik. Sayang ruang kerjanya kurang 'dinamis' dan sedikit senyap.

Selain itu ada yg masih saja kurang dan tidak berubah disetiap kunjunganku kesini; Sambelnya tidak pernah pedas!. Dan ini tentunya sangat mengganggu kenikmatan bersantapku. Mudah-mudahan dikesempatan berikutnya SKJ (Sambel Kuning Juppandang) bisa Sy ajak serta. :)

Meski waktu cukup ketat, Sy masih menyempatkan main Volly dihari kedua dan Futsal dihari ketiga. Cuma sayang.. Sy nda sempat menjajal punggawa TTC Pontianak beradu jempol, main Winnig Eleven. It should be next time guys, Insya Allah.

Friday, July 24, 2009

Akad Nikahku

Hari ini Jum'at, 2 Sha`baan 1430/24 Juli 2009, Pukul 10.00 pagi, bertempat di rumah kediaman wanitaku, kujalani prosesi Akad Nikah dan Ijab Kabul serta berikrar untuk memberikan segalaku untuk wanitaku, menjaga dan mencintainya, dunia dan akhirat.

"Rahmati kami ya Rabb, Bimbing kami ya Rabb dan Restui kami ya Rabb..".

(di-posting tgl 4 Juni 2009)

Thursday, July 09, 2009

Label No.121

Sampai detik ke 10 sejak berlalunya pukul 10 malam selama 21 menit, Sy masih berada di kantor.

Sy sedang berkutat dengan pengetikan dan pencetakan 200an nama orang-orang yang akan Sy bagikan undangan.

Ketik-cetak ini baru Sy lakukan karena undangannya baru tiba kemarin. Sy menunggu undangan datang dengan maksud agar Sy bisa mengkorfimasi info dari wanitaku soal ukuran labelnya. Dan.. yup, It's Label No.121, Honey.

Segera saja Sy ke Gramed membeli 2 bungkus label. Sy pilih warna ijo muda, biar senada dengan warna undangan.

Sy kemudian mencoba mencari format label agar memudahkan pengetikan dan pencetakan. Dan alhamdulillah, salah satu produsen label menyediakan berbagai format label dalam file .doc yang dapat kita unduh. And yup.. Label No. 121 is there :)

Pengetikan dan pencetakan sudah selesai 10 menit yang lalu. Jadi Sy sudah bisa pulang dan melanjutkan proses berikutnya; menempel label. :)

Bubay.. Wassalam ;)

Saturday, June 20, 2009

Pettuna AdaE


''Alhamdulillah hari ini Sabtu, pukul 10 pagi, 27 Jumadil Akhir 1430 Hijriah, bertempat di kediaman wanitaku prosesi Mappetu Ada telah dilaksanakan.''

Terasa sedikit sesal sih karena tidak dibolehkan hadir di acara ini. Tapi yah bemanami adat ngaturnya begitumi dari jaman baheula. Jadi terpassami Sy terima dengan tulus nan manyun. O yah, selain calon mempelai laki-laki, Ortunya juga nda boleh hadir. *toss sama mama dan bapak*

"Sebelumnya ketika Sy menanyakan perlu tidaknya Sy balik ke Makassar untuk acara ini. Salah seorang keluarga menjawab, "Jammiki pulang nak, nda boleh ja ki juga ikut di acara ini. Yang penting sudahmi kita transfer dui menre'na". Dan belakangan memang betul skali kalimat tersebut. Ketika transfer sudah Sy lakukan sampai acara selesai, tak ada lagi krang kring telepon ato SMS ke Sy. Dahsyat!" :)

Sedikit sesal ini karena Sy belum punya jam terbang di acara beginian. Pengen banget berada disituasi seru ini. Seru karena dalam banyak kesempatan kalimat-kalimat sastra bugis berseliweran. Apalagi dari pihak tuan rumah yang menyambut adalah Bpk Muhammad Salim, Seorang Lontara Spesialis, which is Sy nge-fans sudah lama dan pengen banget bertemu beliau. (maybe next time, Sir).

Tapi, in the end, sesal yg dikit itu terbayar berlipat-lipat dengan lancarnya acara dan mufakatnya kedua belah pihak.

O yah, ada juga keseruan yang lain (personal banget ini), yaitu terjadinya perubahan mahar (ada penambahan item). Serunya bukan karena nilai item itu (insya Allah Sy sanggup) tapi karena.. Lafaz ijab kabulku nanti jadi tambah panjang!. *doh* :)

So, Silessurengku malebbi'E.. doakan akad dan walimah kami yang insya Allah di akhir bulan Juli depan akan senantiasa dimudahkan, dilancarkan dan dirahmati oleh Allah Subhana Wata'ala.

Wednesday, May 20, 2009

2 Months and 5 Days To Go

Preparation is on going.

Gadisku and Fams sudah 5 harian bergerilya di Jakarta hunting pernak-pernik. Begitu juga Ortuku sdh mulai grasa-grusu di kampung.

Tapi Sy.. just doing nothing. 
Sampai detik ini blum ada geliat, gerakan ato gerilya. 
Kecuali kalo kunjungan rutin ke ATM masuk hitungan lho ya..
Hehe...

Friday, January 16, 2009

Complicated Heart

Seyogyanya saat-saat ini adalah saat-saat yang membahagiakan buat Sy. Sepulang mudik selama 2 mingguan di kampung, terikut ole-ole yang sudah lama tidak Sy jumpai. Sebenarnya masih jauh, berat dan gelap sih, tapi moment singkat di kamis itu sudah mengembalikan rasa-rasa yang sudah lama tidak terasa. GR sih memang tapi mo mi diapa, it feel really nice blah. Begituji

Tapi..

Penderitaan sodara-sodara Sy di Palestina sana yang semakin memuncak karena kebiadaban Yahudi laknatullah, selalu mencabik-cabik perasaaan Sy. Ditambah lagi 'dukungan' negara-negara arab (so called muslim?) terhadap yahudi ini lewat diamnya, semakin mencederai hati Sy. 

Perasaan-perasaan terluka inilah yang mendominasi hari-hari Sy. Bersama benak yang penat dengan berjuta 'andai' dan 'kalau' yang Sy tiada kuasa untuk melakukannya. Padahal mereka yang diam itu mampu melakukannya, Huh!.

Luka dan penat ini hanya bisa berujung dalam rapalan pada-Nya. Agar kekuatan, ketabahan, keikhlasan, kemenangan dan kemuliaan, Allah turunkan pada sodara-sodaraku ini. Agar hidayah, petunjuk dan keberanian, Allah anugerahkan pada pemimpin-pemimpin yang masih diam itu. Agar laknat, ketakutan, kekalahan dan kehinaan, Allah timpakan pada Yahudi beserta antek-anteknya itu.

*maaf rasa-rasa, sabbara'ni jolo nah*

Saturday, December 13, 2008

Panimbolo'

Dari sekian banyak futsal game yg pernah sy mainkan, kyknya baru yang tadi malamlah yang meninggalkan cedera di kaki. Cederanya tidak parah sih, tulang keringku cuma tergores saja. Entahlah apa kena sepatu, apa beradu dengan kaki lawan. Hanya saja saat ini goresan itu terasa perih, dikit.

Cedera seperti ini cukup jarang sy alami karena memang gaya main sy yang elegan (ele-ele ganjen?). Gaya yang lebih menghindari kontak fisik dan mengutamakan seni menggoreng (krupuk?) bola. Kira-kira tipikalnya kayak Robinho lah. Jadi bukan yang tipe destroyer yang jobdescnya tabrak-tabrakan, sruduk-srudukan dan tekel-tekelan kayak abang gattuso, mas cherano ato daeng bahar muharram.

Cedera di tulang kering ini jadi mengingatkan sy pada masa-masa SD dulu, masa dimana Sy sedang jahiliyah-jahiliyahnya. Waktu itu, salah satu kakek Sy yang terkenal sakti di kalangan keluarga, demi mengetahui hobby sy bermain bola segera menurunkan salah satu ilmunya. Beliau mengajari sy mantra sakti agar kuat mappasi'baa, yaitu beradu tulang kering ketika main bola. Orang bugis mengistilahkan mantra sejenis ini panimbolo'. Oh yah, untuk orang bugis mappasi'baa adalah salah satu parameter kehebatan bermain bola. :)

Segera ketika Sy sudah hapal rapalan dan tata caranya, Sy gunakan kala main bola di sekolah. Ketika ada kesempatan perebutan bola, tak ragu sy mengayunkan kaki untuk mappasi'baa. Dan ajaib, lawan sy waktu itu meringis kesakitan dan mendapati tulang keringnya benjol dan membiru sedangkan sy tidak merasakan apa-apa.

Pastinya sih itu kebetulan belaka, karena seingat sy, hanya sekali itulah panimbolo' ku berhasil. Di percobaan-percobaan lain, meski sudah konsentrasi penuh dan penuh khusuk, tulang keringku jugalah yang mengharu biru lebam. Kegagalan-kegagalan itu kemudian membuat sy tidak mempercayai lagi yang namanya panimbolo' dan tidak pernah lagi mappasi'baa. Dan pada akhirnya mengubah gaya mainku seperti sekarang ini.

By the way, Sy masih ingat utuh rapalan dan tata cara panimbolo'ku. Tapi maap yah, Sy tidak berniat menurunkan ilmu ini. Selain karena panimbolo' ini cuma bisa sekali pakai saja juga karena ternyata adalah prilaku syirik.

Monday, June 30, 2008

Euro 2008 - Finale


Fuih.. baru bisa ngeblog lagi nih. Bener-bener dah nyaris sebulanan hidupku hanya beredar di seputaran Euro ini.

Euro edisi ke-13 ini terasa sempurna buatku. Spanyol yang Sy favoritkan juara dari awal akhirya sukses merengkuh tropi Henry Delaunay setelah mengandaskan Jerman di Final dengan skor tipis 1-0.

Menyaksikan perjalanan Spanyol adalah hari-hari yang menyenangkan buatku. 6 partai yang mereka lewati semuanya diakhiri dengan kemenangan. Yang paling dramatis tentu saja ketika bertemu Italia di perempat final. Satu-satunya negara yang tidak berhasil mereka jebol gawangnya itu, akhirnya nyerah 4-2 di adu tendangan penalti.


Selain kegairahan yang dibawa oleh Spanyol ada keasyikan lain selama Euro ini, yaitu adu intuisi dengan teman-teman kantor lewat Fantasy League. Dalam permainan ini dituntut kejelian kita dalam memilih pemain yang akan kita susun menjadi starting eleven tim kita. Pemain-pemain tersebut akan di-rating berdasarkan penampilan mereka setiap matchday. Nah poin-poin dari tiap pemain pilihan kita tersebutlah yang akan diakumulasikan untuk menentukan peringkat kita.


Game tersebut akhirnya sukses Sy menangkan. Saat ini Sy tinggal nunggu hadiah souvenir yang disponsorin oleh teman-teman dari kantor Samarinda.

Oh yah, dari sekian lama berkarir sebagai begadanger, baru di Euro inilah Sy nemuin rahasia tetap bugar di kantor meski semalam begadang berat. Rahasianya adalah... ya rahasialah :)

Friday, June 06, 2008

Profesi 2 Tahunan


Setiap 2 ajang sepak bola akbar ini berlangsung, Piala Dunia dan Piala Eropa, ada 2 profesi yang tiba-tiba Sy lakoni, Begadanger dan Komentator.

Untuk scope Piala Eropa, Sy memulai karir sebagai begadanger di Euro 92. Waktu Finalnya berlangsung, Sy seorang diri menonton Denmark vs Jerman. Kebahagiaan Sy atas kemenangan Denmark mesti Sy tahan tidak melewati tenggorokan karena disekitar Sy Om2, Tante2 dan Spupu2 tergeletak kecapean karena siangnya adalah acara pindahan rumah Om Sy.

Meskipun sebenarnya Sy sedikit BT sama Denmark karena ngalahin Belanda di semifinal, tapi kebencian Sy sama Jerman lebih tinggi derajatnya. Soalnya 2 tahun sebelumnya, Jerman ngalahin Argentina di Final Piala Dunia.

Karir Sy kemudian menjadi lengkap setelah lingkungan pergaulan Sy meluas. Sy sekolah STM di Makassar, pas perhelatan WC 94. Rupanya di sekolah terdapat banyak komentator amatiran yang memperoleh bahan analisis dari Tabloid Bola yang dibeli patungan. Bisa dibayangin kan garingnya perdebatan yang terjadi.

Besok Euro 08 akan dimulai dan Sy masih setia melakoni kedua profesi 2 tahunan ini.

Sebagai Begadanger, tidak banyak yang berubah. Matchday-matchday kebanyakan Sy habiskan dengan nonton sendirian kecuali bila kantor ngadain Nobar. Selain nuansa rame-ramenya, biasanya sambil menunggu kick off diadakan duel Winning Eleven yang bagi Sy adalah daya tarik utama. Untuk Nobar di kafe atau di hotel, Sy selalu terhalangi oleh bayangan pekatnya asap rokok dan aroma alkohol yang Sy buenci.

Sebagai Komentator, perkembangan Sy cukup maju. Bahan Sy tidak lagi bergantung sama tabloid bola yang belinya urunan itu. Di kantor, koran dan terutama internet selalu tersedia. Pentas adu komentar pun tidak hanya di lingkungan kelas saja. Sy sekarang sudah bisa menulis di blog Sy ini atau ikut bersahut-sahutan di milist-milist yg Sy ikuti. Kemampuan analisis Sy pun melebar cukup hebat. Tidak terbatas aksi-aksi di lapangan hijau saja karena komentator profesional di TV pun bisa Sy komentarin!.

Selamat datang EURO 2008!
Selamat datang BEGADANG!
Selamat datang KOMENTATOR!

Monday, May 12, 2008

Pearl Jam, Yellow Ledbetter, Live at the Garden


Sy bukan fans berat Pearl Jam, tapi Sy adalah penikmat lagu-lagu ringan mereka. Katakanlah Sy ini masih dalam taraf "simpatisan" makanya jangan heran kalo pengetahuan Sy tentang Band ini sangat dangkal.

Kebanyakan informasi dari Band ini Sy dapetin dari blog 2 fans berat mereka yang rajin Sy kunjungi, State of Love & Trust dan Frayed end of Sanity, belakangan pemilik blog terakhir mengkhususkan postingan tentang Pearl Jam di Pearl Jam Indonesia.

Hal pertama dari band ini yang langsung membuatku suka adalah warna vokal Eddie Vedder yang berat. Berikutnya adalah sang gitaris Mike McCready.

Nah, kesukaan terhadap sang gitaris ini diawali setelah menyaksikan konser mereka Live at the Garden yang diputar oleh salah satu stasiun tanah air beberapa bulan silam. Asyik sekali melihat solo gitar dari Mike di ujung lagu Yellow Ledbetter, penuh penghayatan dan sangat memukau. Kebetulan lagu Yellow Ledbetter ini salah satu dari lagu favorit Sy.

Dan entah mengapa malam ini tiba-tiba saja Sy merindukan aksi itu. Meski tidak mengoleksi keping DVD konser tersebut Sy masih bersemangat buat memuaskan kerinduan itu, apalagi kalo bukan lewat Youtube.

Dengan sedikit improvisasi keyword akhirnya dapat juga, Yellow Ledbetter, Live at the Garden. Puas nonton berkali-kali, timbul keinginan untuk dapat mengaksesnya anytime tanpa ketergantungan koneksi internet. Mutar-mutar sebentar di Google, kenalan sama Vixy, dan tadaaa... jadilah klip itu sekarang bersemayam di harddisk-ku.

Sekarang Sy bisa muas-muasin nonton klip ini kapan saja. Tapi Sy sedikit khawatir, jangan-jangan setelah membaca postingan ini seseorang ikut-ikutan terbius karena nekat menelusuri link youtube di atas dan menyaksikan Mike dengan gitarnya di awal, pertengahan dan terutama di ujung lagu.