Wednesday, February 09, 2011

Renov (muka) Rumah (4)

Here is the look after 4 days (at Sunday the project was stop due to rain) of the project runs.


I've lost 1 Mango tree, 1 anu tree1) and 1 Bamboo grove (but I still have 2 of 'em).


1) nda tauka namanya itu pohon blah.

Saturday, February 05, 2011

Renov (muka) Rumah (3)

And there is another puyeng added to the list: tangga.

Sore kemarin pulang dari kantor Sy disambut sebuah tangga 3 tingkat yang langsung nyesekin dada. I don't like the look.


Bukan salah tukang karena memang instruksi dari Sy tidak detail dan begitulah terjemahan dari tukang.

Nah, the puyeng is I just know that I don't like it but I don't have the solution either.

Lepas magrib Sy foto tangganya. Foto itu Sy pelototin sampai ngantuk, ketiduran dan kemudian bangun keesokan pagi masih tanpa solusi. Sy gagal mendapat wangsit kala tidur.

Untung saja ada momen morning pup. Momen yang biasa Sy gunakan untuk nyicil baca Intisari atau ngecek status-status kawan di Facebook. Nah pagi tadi Sy hanya berdiam diri dan ternyata itulah yang dibutuhkan untuk 'turn on the light bulb'.

Solusi pun diimplementasi oleh tukang yang penuh kooperasi.. Dan jadilah tangga yang seksi1), sesuai ekspektasi dan tidak nyesek di hati :)


1) ya ya.. Sy memang suka lebay akhir-akhir ini :D

Friday, February 04, 2011

Renov (muka) Rumah (2)

Dan.. dalam seketika Sy mesti berkutat dengan harga pasir, harga bata, harga semen, harga kerikil, spek dan harga keramik, spek dan harga batu candi, harga koral sikat, spek dan harga besi hollow, motif lantai, motif carport, desain dinding, desain carport, desain teras, desain kanopi..

Maaak.. puyeng...

Renov (muka) Rumah

Sy telah menunda janji ke Istri sejak awal oktober tahun lalu untuk membuat teras dan memasang kanopi di rumah sempit mungil kami.

Penundaan itu semata karena Sy belum punya desain yang klop di hati.

Namun penundaan itu ternyata tidak bisa lagi diperpanjang karena adanya tekanan dari berbagai pihak dan kepentingan sehingga situasi menjadi sangat mencekam.1)

Dalam situasi yang mencekam itu Sy kemudian membuat sebuah desain2) yang buat Sy cukup meragukan tapi ternyata cukup memadai untuk membuat Istri sumringah. Dan dengan sumringahnya Istri situasipun aman dan terkendali lagi.



Setelah mendapat rekomendasi tukang dari salah satu kolega, melakukan penjelasan skop pekerjaan dan nego harga maka pekerjaan perusakan perbaikan muka rumah pun insya Allah dimulai besok.

Untuk hari ini pekerjaan baru dropping material saja. Gambar di bawah sekalian memperlihatkan muka rumah sebelum di acak-acak renov.



1) Situasinya fiktif banget dan lebay :D tapi iyya, Istri nagih-nagih terus kok :)
2) Ek masih belum yakin juga dengan desain ituh :/